Mitos dan Fakta Cegukan, Telinga Berdengung, dan Kedutan

PH00940

Sangat disayangkan, banyak sekali mitos di masyarakat Indonesia. Bahkan tidak sedikit mitos yang merupakan kesyirikan. Di antara mitos tersebut adalah cegukan. Orang yang mengalaminya diyakini akan bertambah besar. Ketika telinga berdengung, dianggap ada orang lain yang membicarakannya. Lain lagi ketika mengalami kedutan disekitar mata. Seputar katanya dan katanya, bukan dalil yang pasti tentang penjelasan masalah ini.

Sebenarnya reaksi tubuh tersebut bisa dijelaskan secara medis. Penjelasannya, kita simak berikut ini.

CEGUKAN
Cegukan adalah kontraksi tiba – tiba yang tidak disengaja pada diafragma. Pada umumnya terjadi berulang – ulang tiap menitnya. Udara yang tiba – tiba lewat ke dalam paru – paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup, akibatnya terjadi suara hik. Cegukan bisa diakibatkan karena makan makanan yang panas dan pedas, minum air dingin setelah makan makanan panas, makan terlalu berlebihan, makan terlalu cepat, minum alkohol, atau tertawa terlalu keras. Cegukan yang ringan bisa berlangsung beberapa menit. Untuk mengatasinya ada beberapa cara di antaranya: Minum segelas air dingin, menahan nafas, bernafas dalam kantong plastik, minum air putih sambil membungkuk, dan mengatur nafas.

TELINGA BERDENGUNG
Telinga berdengung terjadi karena telinga bagian tengah kemasukan cairan, atau mengalami infeksi, karena alergi pada obat – obat tertentu, atau bisa juga karena kebanyakan kafein. Sebab lain adalah karena mendengar suara yang berisik dan keras. Suara yang terdengar bisa macam – macam. Bisa dengungan, desisan, raungan dengan tingkat gangguan yang berbeda – beda. Untuk mengatasinya juga berbeda – beda tiap gejalanya. Jika karena kemasukan air, bisa dengan mengeluarkan air tersebut dengan menghadapkan ke bawah bagian telinga yang terkena cairan.

KEDUTAN
Kedutan bisa terjadi karena gangguan pada syaraf. Kedutan adalah petunjuk bahwa tubuh mengalami kelelahan. Hal ini bisa terjadi karena kurang tidur, stress, atau terlalu lama melihat di tempat yang sama. Kedutan sering berlangsung dalam jangka waktu pendek – pendek. Ada juga kedutan yang berlangsung lama. Semua ini berkaitan dengan syaraf. Semakin panjang intensitas waktu kedutan, kemungkinan besar kondisi syaraf bertambah buruk. Walaupun kedutan seringkali tergolong ringan, sebaiknya jangan dianggap remeh sebelum menjadi berat. Untuk mengatasinya cobalah tidur sedikitnya 7 jam setiap hari, kurangi minum kopi, mengompres bagian yang kedutan dengan air hangat.

Jadi, cegukan, telinga berdengung, dan kedutan tidaklah terjadi karena mitos yang beredar di masyarakat. Ketiga kejadian tersebut terjadi karena adanya reaksi tubuh saat terjadi hal – hal tertentu. Jangan sampai mitos yang semacam itu menjadikan pelakunya terjatuh dalam kesyirikan, karena mengaitkan sebab bukan pada musababnya. Semoga yang sedikit ini bisa membantu kaum muslimin dalam menghapus khurafat yang beredar di masyarakat. Dan menjadikan kita sebagai hamba yang menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah Ta’ala. Amin.

Sumber: Majalah Tashfiyah edisi 21, hal 58 ~ 61

About these ads

About hardiasbantuly

Wong ndeso ngrantau nang kutho nyemplak GL max
This entry was posted in Ngaji and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

13 Responses to Mitos dan Fakta Cegukan, Telinga Berdengung, dan Kedutan

  1. Aa Ikhwan says:

    bahaya kl mitos itu diyakini,..bisa masuk ke ranah syirik :D

  2. rusmanjay says:

    mitos, ga usah dipercaya. apalagi semuanya bisa dibuktikan secara ilmiah :D

  3. wohowowo.. kalo cegukan itu artinya minta aer.. :lol:
    kalo mata kelilipen bulu mata itu artinyaaaa… hahaah

  4. An_Syahri says:

    Memang segala sesuatu selalu dihubung-hubungkan dengan hal yag berbau mistik mas…. tp byk yg percaya juga mas…

  5. oke deh ,Trima kasih infonya .

  6. vhie revi says:

    udah hampir satu bulan badan saya kedutan dan itu terjadi secara bergantian,tidak berhenti sampe malam.itu kenapa ya ?apa ada gangguan di saraf saya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s